RILIS RAKYAT.ID– Magetan, 1 Maret 2025 – Dalam upaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong terciptanya sumber pendapatan pasif (passive income).
Mohammad Sofyan menyampaikan bahwa telah diselenggarakan seminar bertajuk “Membangun Passive Income, Menguatkan UMKM, Meningkatkan Ekonomi”. Acara ini menghadirkan para ahli dan praktisi yang membahas berbagai strategi inovatif dan pendekatan stratejik dalam mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi melalui UMKM.
Dalam seminar ini, kami menghadirkan Pemateri Bapak Dr. Atong Soekirman, SE., MM, dosen pascasarjana Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti). Dengan Pembahasanya
Inovasi dan Pendekatan Stratejik dalam Meningkatkan Ekonomi.
Ia menyoroti pentingnya inovasi dalam mendukung daya saing UMKM. Beliau menjelaskan bahwa pendekatan stratejik yang adaptif dapat membantu UMKM bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi global.
Selanjutnya pemateri selanjutnya salah seorang Dosen LeMondial Business School, bapak Dr. Rintis Eko Widodo, M.M., M.Kom, CPM mengangkat tema Pemanfaatan Digital Platform untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM.
Beliau membahas peran teknologi digital dalam meningkatkan akses pasar dan efisiensi operasional UMKM. Platform digital memungkinkan UMKM menjangkau pelanggan lebih luas serta meningkatkan daya saing melalui pemasaran berbasis teknologi.
“Membangun Passive Income, Menguatkan UMKM, Meningkatkan Ekonomi” Ujar Dr. Rintis Eko Widodo, M.M., M.Kom, CPM kepada peserta webinar.
Di waktu yang sama, Dr. Joned C. Saksana, MM, Sekretaris Jenderal FKPMC RI, menjelaskan konsep passive income serta bagaimana UMKM dapat menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan melalui diversifikasi usaha dan strategi investasi yang tepat.
Sesi ini dipandu oleh Dr (c) Primadi Candra Susanto, CHRP., CPC sebagai moderator.
Hal senada juga di sampaikan Karyono, SE., MM memaparkan berbagai teknik peningkatan produktivitas yang dapat diterapkan UMKM, termasuk efisiensi operasional, manajemen waktu yang baik, serta pengelolaan sumber daya yang optimal guna meningkatkan output dan daya saing bisnis.
“Modal Kreativitas pada Usaha UMKM dengan Membuka Mini Warteg ujar Karyono, S.E,.M.M
Kemudian Abi Prasidi, AM.TrU, M.M menguraikan bagaimana kreativitas dapat menjadi modal utama dalam mendirikan dan mengembangkan usaha kuliner seperti Mini Warteg. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam menu, pelayanan, serta konsep bisnis yang unik untuk menarik pelanggan.
“Tantangan dan Solusi Pengembangan SDM dalam UMKM” beber Abi Prasidi, AM.TrU, M.M.
Sementata itu Dr. Devi Marlita, M.M membahas tantangan utama dalam pengelolaan SDM UMKM, seperti kurangnya pelatihan, keterbatasan keterampilan, serta rendahnya tingkat retensi karyawan. Beliau menawarkan solusi berupa pelatihan berkelanjutan dan strategi pengelolaan SDM berbasis kebutuhan pasar.
” Diversifikasi Produk melalui Inovasi dan Pemanfaatan Limbah atau Bahan Sisa Produksi menjadi Produk Baru dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan UMKM” kata Dr. Devi Marlita, M.M.
Sama halnya yang di sampaikan oleh Dr. Dian Artanti A., SE, MSi juga mengulas strategi diversifikasi produk dengan memanfaatkan limbah atau bahan sisa produksi guna menciptakan nilai tambah bagi UMKM. Konsep ekonomi sirkular ini dapat meningkatkan pendapatan serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan lanjutan Sesi ini dimoderatori oleh Sumarni, SKM., M.Kes (MARS).
Kemudian kami juga menambahkan informasikan lainya selain hasil diskusi seminar, tentunya setiap kegiatan kamin umumkan hasil Donasi untuk Pembangunan Panti Asuhan
” Alhamdulillah hasil donasi mencapai di angka
Rp. 1.145.000. Dana tersebut disalurkan untuk mendukung pembangunan panti asuhan yatim piatu dan dhuafa penyandang disabilitas serta berkebutuhan khusus yang berada di bawah naungan Yayasan Panti Asuhan Ngawi Al-Munawwarah,” ujar muhammad sofyan.
Lanjut muhammad Sofyan menambahkan bahwa adapun lokasi pembangunan panti asuhan ini berada di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Semoga seminar di bulan ramadhan ini dapat bermanfaat untuk kita semua, akhirnya kami dapat simpulkan dan semoga kita semua dapat implikasi baik untuk diri kita maupun untuk masyarakat pada umumnya.
Pada dasarnya seminar ini menegaskan bahwa inovasi, pemanfaatan teknologi digital, kreativitas, serta pengelolaan SDM yang baik merupakan elemen kunci dalam membangun passive income dan mengoptimalkan bisnis UMKM. Diversifikasi produk dan strategi peningkatan produktivitas juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital.
Diharapkan, melalui seminar ini, para pelaku UMKM dapat mengimplementasikan berbagai strategi yang telah dipaparkan guna meningkatkan daya tahan bisnis mereka serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. ( Rahman)







