RilisRakyat.id — Warga kepulauan di Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, selama ini harus menyeberangi laut menuju Polsek Bungku Pesisir untuk mendapatkan layanan kepolisian, yang memakan biaya tinggi dan waktu cukup lama.
Kondisi ini mendorong aspirasi masyarakat agar hadirnya Polsek di wilayah mereka segera terealisasi.
Dalam kesempatan wawancara dengan MediaRilisRakyat.id, Anggota DPRD Morowali dari Dapil II, Muslimin Dg Masiga (MDM), menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan Polsek Bungku Selatan.
“Saya akan kawal dan dorong agar kantor Polsek Bungku Selatan segera terealisasi. Ini kebutuhan mendesak masyarakat kepulauan agar layanan keamanan lebih dekat dan mudah dijangkau,” ujar MDM.
MDM menambahkan, lahan untuk pembangunan Polsek sudah tersedia melalui wakaf masyarakat di Desa Lokombulo.
“Lahan sudah disiapkan, bahkan diwakafkan oleh masyarakat. Ini menunjukkan warga siap mendukung penuh pembangunan kantor Polsek. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah daerah dan kepolisian menindaklanjuti dengan langkah konkret,” jelasnya.
Pembangunan Polsek juga terkait rencana pemekaran Umbele Kepulauan.
“Bungku Selatan memiliki karakter geografis yang unik dan menantang. Pelayanan harus hadir di dekat masyarakat, termasuk pelayanan keamanan.
Pembangunan Polsek menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan dasar di wilayah calon daerah otonomi baru ini,” tambah MDM.
Ia menegaskan, DPRD Morowali akan mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan pihak kepolisian agar aspirasi masyarakat tidak sekadar menjadi wacana.
“Kita tidak boleh biarkan masyarakat kepulauan menunggu terlalu lama. Pembangunan Polsek di Bungku Selatan adalah bagian dari keadilan pelayanan publik,” pungkasnya.






