Rilisrakyat, Morowali – Ketua OKK BPC HIPMI Morowali yang juga Wakil Ketua KADIN Morowali, Achmad Dizza Yuzran, memberikan pesan tegas kepada para pengusaha muda di Morowali. Ia menekankan pentingnya prinsip kuat dan mental tahan banting sebagai kunci utama dalam membangun usaha. Hal itu disampaikannya pada Selasa (18/11/2025).

Dizza mengatakan, banyak anak muda yang mulai berbisnis karena melihat kesuksesan orang lain, namun belum siap menghadapi kesulitannya.

“Bisnis itu tidak instan. Anak muda harus punya prinsip, konsisten, dan mental kuat. Tanpa itu, akan mudah tumbang ketika ada masalah,” kata Dizza.

Ia menegaskan, tantangan dalam dunia usaha tidak sedikit. Mulai dari modal, persaingan pasar, hingga perubahan tren bisnis yang cepat.

“Tantangan itu pasti ada. Kadang omzet turun, kadang rugi, kadang pelanggan sepi. Di situ mental diuji. Pengusaha muda harus tahan banting,” lanjutnya.

Menurut Dizza, banyak pelaku usaha muda berhenti di tengah jalan bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak kuat menghadapi tekanan.

“Yang sering bikin gagal itu bukan idenya jelek, tapi mentalnya tidak siap. Sedikit masalah langsung menyerah. Ini yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Dizza juga mengingatkan pentingnya membangun jaringan. Ia menyebut, networking merupakan bagian penting dalam membuka peluang usaha baru.

“Bisnis itu tidak bisa berjalan sendiri. Harus punya jaringan. HIPMI hadir untuk itu, supaya anak muda bisa terhubung dengan banyak peluang,” kata Dizza.

HIPMI Morowali disebut terus membuka ruang bagi pengusaha muda melalui pelatihan, pendampingan UMKM, hingga business matching dengan pelaku industri besar.

Ia berharap pengusaha muda di Morowali berani memulai usaha sejak dini dan terus berproses meski menghadapi kesulitan.

“Selama punya prinsip, etika, dan mental kuat, anak muda Morowali pasti bisa maju. Jangan takut gagal, yang penting terus belajar,” tutup Dizza.