Rilisrakyat.id – Langkah awal sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 berjalan sangat mulus. Amerika Serikat sukses menaklukkan wakil benua hijau, Australia, dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga penyisihan Grup D yang digelar di Stadion Lumen Field, Seattle, Sabtu dini hari pukul 03.00 WIB.

Berkat hasil penuh ini, Amerika Serikat kini berdiri kokoh di posisi teratas klasemen Grup D.

Tim asuhan Gregg Berhalter telah mengantongi 6 poin penuh dari dua pertandingan yang telah dijalani, dengan catatan sempurna dua kali menang, belum pernah kalah maupun seri, serta selisih gol positif +4 tanpa pernah kebobolan sekalipun.

Dukungan ribuan penonton yang memenuhi stadion langsung terasa dampaknya sejak peluit awal berbunyi. Amerika Serikat langsung menekan tinggi dan mengambil alih kendali permainan.

Penguasaan bola tercatat sekitar 60 persen lebih banyak di pihak tuan rumah. Australia berusaha bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik, namun jarang bisa menembus pertahanan lawan. Di babak pertama saja, AS sudah melepaskan lima tembakan berarah, sementara Australia baru mencatat dua kali percobaan.

Keunggulan akhirnya tercipta pada menit ke-25. Christian Pulisic menjadi pembuka jalan kemenangan. Pemain nomor serangan itu dengan lincah lolos dari kawalan ganda bek Australia, lalu melepaskan tembakan keras ke pojok gawang yang tak terjangkau kiper Mathew Ryan. Skor berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga jeda istirahat.

Memasuki babak kedua, Australia berani lebih maju dan menaikkan intensitas serangan demi mengejar kedudukan. Namun langkah ini justru berisiko tinggi.

Celah di pertahanan belakang mereka dimanfaatkan dengan cerdik oleh tim tuan rumah. Tepat di menit ke-67, serangan balik cepat berbuah gol kedua.

Umpan silang akurat dari sisi kiri disambut dengan penyelesaian tenang oleh Folarin Balogun. Kedudukan berubah menjadi 2-0 dan makin menjauhkan Australia dari harapan mendapatkan poin.

Hingga menit penutup, Australia terus berusaha keras, menambah total tembakan menjadi lima kali, namun tidak satu pun yang mampu menembus gawang yang dijaga ketat Matt Turner.

Sebaliknya, Amerika Serikat total melepaskan 11 kali tembakan dan tujuh tendangan sudut sepanjang pertandingan. Garis pertahanan tetap tertutup rapat hingga peluit panjang berbunyi.

Klasemen sementara Grup D menempatkan Amerika Serikat di urutan teratas dengan 2 kali main dan 6 poin, diikuti Turki di posisi kedua dengan 1 kali main dan 3 poin, sedangkan Paraguay dan Australia masing-masing belum mengantongi poin.

Jadwal terakhir fase grup akan berlangsung 25 Juni 2026, saat Amerika Serikat kembali turun menghadapi Turki untuk memastikan posisi juara grup.

Dalam pertandingan ini, pencetak gol Amerika Serikat masing-masing dicetak Christian Pulisic pada menit ke-25 dan Folarin Balogun pada menit ke-67, sementara Australia gagal mencetak balasan.

Amerika Serikat menurunkan Matt Turner sebagai kiper, dibelengi Sergiño Dest, Chris Richards, Tim Ream, dan Antonee Robinson di lini belakang; Weston McKennie, Yunus Musah, dan Tyler Adams mengatur permainan tengah, sedangkan garis depan diisi Christian Pulisic, Giovanni Reyna, dan Folarin Balogun. Penyegaran dilakukan saat Brenden Aaronson masuk menggantikan Giovanni Reyna pada menit ke-72, dilanjutkan pergantian Weston McKennie oleh Malik Tillman di menit ke-79, serta Josh Sargent menggantikan Folarin Balogun pada menit ke-86.

Di sisi lawan, Australia mempercayakan pos gawang kepada Mathew Ryan, dengan barisan pertahanan Nathaniel Atkinson, Harry Souttar, Kye Rowles, dan Aziz Behich. Lini tengah diperkuat Aaron Mooy, Jackson Irvine, dan Riley McGree, sementara tugas penyerangan dibebankan kepada Mathew

Leckie, Mitchell Duke, dan Craig Goodwin. Pelatih Graham Arnold melakukan pergantian ganda di menit ke-64 saat Awer Mabil menggantikan Mathew Leckie dan Martin Boyle masuk menggantikan Riley McGree, sebelum akhirnya Jason Cummings menggantikan Mitchell Duke pada menit ke-78.