RILIS RAKYAT. ID, LUTIM–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-R) Posko 51 Desa Kalaena Kiri Angkatan XLVI 2024, Kabupaten Luwu Timur, menggelar program pelatihan pembuatan legalitas usaha, khususnya untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kamis (3/10/24).
Kegiatan yang di laksanakan mengangkat tema
Pembuatan Nomor NIB dan sertifikasi dengan menghadirkan narasumber dari Halal Center IAIN Palopo, Bapak Muhammad Fachrurrazy, S.E.I., M.H.,
Dalam rilis menyampaikan bahwa kegiatan ini di hadiri 21 pelaku UMKM dari Desa Karena Kiri dan di pimpin oleh Kordinator Desa Muh Farman Nafian Bahraini.
Pemateri menyampaikan bahwa mereka mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya legalitas usaha dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperluas pasar. Legalitas usaha, seperti NIB, menjadi syarat utama dalam menjalankan usaha yang sesuai dengan regulasi pemerintah.
Selain itu, sertifikasi halal menjadi sangat penting bagi para pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman, mengingat tingginya kesadaran masyarakat akan produk halal.
” Pentingnya legalitas usaha bagi UMKM untuk dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif. “Legalitas usaha seperti NIB dan Sertifikasi Halal bukan hanya untuk mematuhi aturan, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun nasional,” Kata Muhammad Fachrurrazy, Ketua Halal Center IAIN, Kamis 30/10/24.
Selain itu juga, para peserta juga diberikan panduan langkah-langkah praktis untuk mendaftar NIB melalui sistem *Online Single Submission* (OSS) yang disediakan pemerintah, serta tata cara pengurusan sertifikasi halal untuk produk-produk mereka.
Lanjut ia menambahkan, bahwa program kerja ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-R Posko 51, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Kalaena Kiri. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas dan legalitas produk mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
Pada akhir acara, para peserta memberikan apresiasi dan menyampaikan harapan agar kegiatan serupa terus dilakukan, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang mampu berkembang melalui dukungan dari pihak terkait.(rilis).







