Rilis rakyat.id– Sarabba merupakan minuman khas Sulawesi Selatan. Minuman tradisional ini identik dengan aroma dan rasanya yang sedikit pedas.

Minuman sarabba ini tidak hanya di Sulawesi Selatan di temui, minuman ini kini telah beredar di mana-mana termasuk di Kabupaten Morowali sendiri..

Salah satu pegadang kaki lima di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi sempat di temui rilis rakyat.id yang sedang berdagang sarabba.

” Alhamdulillah saya sudah dua tahun berdagang minuman sarabba di pinggiran jalan Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi ini” ujar Adi Kepada rilisrakyat.id (8/7).

Lanjut Adi menambahkan bahwa kisaran yang laku dalam sehari antara 70- 100 cup dalam sehari, mulai sore hari hingga malam hari.

Adi Salah Seorang Pedagang Sarabba Yang Stay di Desa Fatufia Meracik Aduan

Di singgung apa sih bahan pokok dari minuman ini, untuk meraci minum sederhana ini di perlukan campuran jahe, gula merah, santan, dan sedikit merica.

Sarabba ini sangat cocok untuk masyarakat utamanya pekerja cocok mengonsumsinya selain untuk menghangatkan tubuh. Sarabba juga berfungsi mengembalikan stamina setelah beraktivitas seharian

Karena terbuat dari bahan-bahan yang alami, sarabba memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Bahkan, minuman ini juga tidak memiliki efek samping.

Kandungan jahe yang ada dalam sarabba dapat memperlancar peredaran darah, mengobati perut kembung, dan mengobati migrain.

Sementara gula merah diketahui dapat mencegah anemia dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Santan kelapa pada sarabba sangat kaya zat besi sekaligus dapat mencegah penuaan dini. Setelah meminum sarabba, biasanya tubuh akan mengeluarkan keringat, sehingga penyakit akan lebih cepat sembuh.

” Silahkan mampir rekan- rekan” ujar Adi. ( Man)