Mexico City – Duel pembuka Grup A Piala Dunia 2026 mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan di Mexico City Stadium, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Laga ini langsung menyedot perhatian karena menjadi pembuka turnamen paling bergengsi di dunia.

Pertandingan ini juga menghadirkan nuansa dejavu bagi kedua tim yang pernah bertemu di laga pembuka Piala Dunia 2010. Saat itu, Afrika Selatan dan Meksiko harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.

Namun, sorotan utama jatuh kepada Julian Quinones yang berhasil mencetak gol cepat saat laga bahkan belum genap berjalan 10 menit. Gol itu sekaligus membuka sejarah sebagai gol pertama di Piala Dunia 2026.

Dilansir dari Liputan6.com, pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika Julian Quinones mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut menjadi yang pertama di Piala Dunia 2026 dan langsung mengubah atmosfer stadion.

Proses gol berawal dari kesalahan pemain Afrika Selatan yang kehilangan bola di area pertahanan sendiri. Quinones kemudian memanfaatkan ruang kosong untuk melepaskan tembakan keras mendatar. Bola hasil sepakannya tidak mampu dibendung meski sempat mengenai upaya blok dua pemain bertahan lawan. Akhirnya, kiper Afrika Selatan pun harus memungut bola dari dalam gawangnya.

Sementara itu, tekanan terus dilancarkan Meksiko sepanjang babak kedua. Keunggulan semakin kokoh pada menit ke-67 lewat Raul Jimenez yang memanfaatkan umpan silang akurat. Situasi semakin memihak tuan rumah setelah dua pemain Afrika Selatan menerima kartu merah, meski Meksiko juga kehilangan satu orang pemain di menit akhir.

Hasil akhir tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan: Meksiko 2 – 0 Afrika Selatan.

Gol tersebut memastikan Quinones masuk dalam buku sejarah sebagai pencetak gol perdana turnamen. Meksiko pun semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan setelah unggul lebih dulu.

Sejak berseragam El Tri, Quinones berkembang menjadi salah satu penyerang paling produktif. Ia turut berperan dalam keberhasilan Meksiko di ajang CONCACAF Nations League dan Piala Emas. Sebelum bersinar di level internasional, ia lebih dulu mencuri perhatian di Liga MX bersama Atlas dan Club América. Konsistensinya sebagai pencetak gol membuatnya menjadi ancaman nyata di setiap laga.

Performa stabil di level klub membuat Quinones terus mendapat kepercayaan hingga akhirnya menjadi andalan tim nasional. Perjalanan panjang itu membawanya ke panggung terbesar sepak bola dunia. Musim sebelumnya menjadi salah satu yang terbaik dalam kariernya dengan torehan gol yang sangat mengesankan. Quinones berhasil keluar sebagai pencetak gol terbanyak liga dengan catatan 33 gol, bahkan melampaui torehan yang dimiliki oleh Ivan Toney dan Cristiano Ronaldo pada musim yang sama.

Performa luar biasa itu membuatnya datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Kini, Quinones menjadi salah satu tumpuan utama Meksiko dalam upaya melangkah jauh di turnamen edisi ini.(*)