Rilisrakyat.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP KSBSI) sukses menyelenggarakan Diklat Online Tahap Basic Training (Batra) pada 1–2 November 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting KSBSI dalam memperkuat kapasitas dan kesadaran berorganisasi di kalangan buruh di seluruh Indonesia. Pelatihan daring ini diikuti peserta dari berbagai wilayah untuk memperluas jangkauan partisipasi kader dan anggota serikat buruh di era digital.

Diklat Batra dirancang sebagai tahap awal pendidikan dasar bagi anggota dan pengurus serikat, guna menumbuhkan pemahaman mendalam tentang peran strategis buruh dalam gerakan serikat dan dunia kerja modern.

Peserta Batra Di Ikuti Peserta dari Berbagai Pengurus dan Anggota KSBSI Se- Indonesia

Ketua MPW Sumut, Dr. Nicholas Sutrisman, S.H., M.H., M.Kn., sebagai perwakilan Ketua Umum DPP KSBSI, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen KSBSI dalam mencetak kader yang cerdas, militan, dan berintegritas.

“Batra bukan sekadar pelatihan formal, melainkan proses kaderisasi untuk membangun kesadaran kritis dan solidaritas buruh. Kami ingin peserta memahami bahwa serikat buruh bukan hanya tempat memperjuangkan hak, tetapi juga wadah pembelajaran dan pemberdayaan,” tegasnya.

“Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif dan aplikatif,” ujar Yuli Grace Situmorang selaku panitia pelaksana.

Materi yang diberikan meliputi orientasi Program KSBSI, kondisi perburuhan dan serikat buruh di Indonesia, hak-hak normatif buruh, manfaat berorganisasi bagi pekerja, fungsi serta peranan serikat buruh, dan tentang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Kegiatan juga dilengkapi sesi diskusi interaktif dan refleksi pengalaman kerja, yang memperkuat solidaritas antar peserta.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP KSBSI, Hendrik Hutagalung, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini.

“Antusiasme peserta luar biasa. Meski dilaksanakan secara online, semangat belajar dan berdiskusi tidak berkurang sedikit pun. Ini menandakan bahwa buruh Indonesia siap bertransformasi menjadi kekuatan yang cerdas, terorganisir, dan berdaya saing,” ujarnya.

DPP KSBSI menegaskan bahwa kegiatan Basic Training (Batra) merupakan langkah awal dari pendidikan berjenjang bagi kader serikat buruh. Setelah tahap dasar ini, peserta akan diarahkan mengikuti pelatihan lanjutan guna memperdalam kemampuan advokasi, negosiasi, dan kepemimpinan organisasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KSBSI berharap dapat melahirkan kader-kader buruh yang berpengetahuan, berkarakter, dan berkomitmen kuat terhadap perjuangan kesejahteraan pekerja Indonesia.